DPM JAYA...!!!

Dewan Perwakilan Mahasiswa
OKI-Politeknik Negeri Malang

[BERITA] Post New Entry

view:  full / summary

Silaturahmi Nasional (Silatnas) Lembaga Legislatif Mahasiswa

Posted by Dhani A. P on September 29, 2011 at 2:55 PM Comments comments (1)

DPM Polinema menjalin kerjasama dengan DPM KM UGM untuk mengadakan Silaturahmi Nasional Lembaga Legislatif Mahasiswa (Silatnas). Kegiatan tersebut dilakukan atas dasar kepedulian DPM Polinema akan jalinan kerjasama yang baik antar Lembaga Legislatif Mahasiswa Se - Indonesia serta membangun pemerintahan yang baik di dalam kampus khususnya di bidang legislatif.

Yang dimana kegiatan tersebut bertujuan untuk:

1. TerciptanyaLembaga Legislatif Mahasiswa yang mampu menjaga eksistensi dalam kehidupan Student Government”.

2. Terciptanya jalinan silaturahmi yang kuat antar Lembaga Legislatif Mahasiswa Se-Indonesia.

3. Terciptanya Sumber Daya Manusia Lembaga Legislatif Mahasiswa yang memadai dari segikualitas dan kuantitas dan.

4. Terciptanya pemimpin muda yang berkarakter dan visioner.

 


 


Lomba Logo Polinema

Posted by Rama Permana Putra on March 15, 2011 at 7:55 PM Comments comments (0)

Mau Tahu tentang Beasiswa Bidik Misi

Posted by Rama Permana Putra on February 18, 2011 at 10:20 AM Comments comments (0)



PSB - BEASISWA BIDIK MISI

 

A. PENDAHULUAN

Dalam rangka menjalankan program Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Politeknik Negeri Malang menyelenggarakan Program Penjaringan SiswaBerprestasi-Beasiswa Bidik Misi (PSB-Beasiswa Bidik Misi) untukmemberikan beasiswa dan biaya pendidikan kepada CALON MAHASISWABERPRESTASI DARI KELUARGA KURANG MAMPU. Program penyaluran beasiswaBidik Misi ini diharapkan dapat dilaksanakan sesuai dengan prinsip 3T,yaitu: Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, dan Tepat Waktu, untuk itu Polinemaakan melakukan evaluasi dan seleksi terhadap pengajuan yang dilakukanoleh calon mahasiswa pelamar.

Seleksi dilakukan tanpa ujian tulis, dimaksudkan untuk menjaring calonmahasiswa yang mempunyai prestasi tinggi, baik di bidang akademikmaupun non akademik namun keadaan orang tuanya kurang/tidak mampu.

 

B. SASARAN

Lulusan jenjang pendidikan menengah yang terdiri atas lulusanSMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang berprestasi dan orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi.

 

C. JANGKA WAKTU PEMBERIAN BEASISWA

Beasiswa diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima diperguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV,dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III dengan ketentuanpenerima beasiswa berstatus mahasiswa aktif.

 

D. PENYELENGGARA

Penyelenggara program beasiswa BIDIK MISI adalah Politeknik NegeriMalang dengan Kuota yang diberikan oleh Dikti-Depdiknas sebanyak 75 orang mahasiswa (untuk tahun kemarin/ 2010).

 

E. DANA BEASISWA

Dana beasiswa dan biaya pendidikan yang diberikan adalah sebesar Rp5.000.000 (lima juta rupiah) per mahasiswa per semester yangdiprioritaskan untuk biaya hidup.


F. PENGGUNAAN DANA BEASISWA

1. Besarnya dana biaya hidup setiap penerima beasiswa adalah sebesar Rp500.000 (lima ratus ribu rupiah) sampai dengan Rp 700.000 (tujuh ratusribu rupiah) per bulan tergantung pada indeks harga kemahalan daerahlokasi perguruan tinggi terpilih.

2. Besarnya bantuan biaya pendidikan yang dialokasikan kepada setiappenerima beasiswa adalah sebesar Rp 800.000 (delapan ratus ribu rupiah)sampai dengan Rp 2.000.000 (dua juta rupiah) per semester.

3. Apabila biaya pendidikan di suatu perguruan tinggi terpilih ternyatalebih tinggi dari dana yang tersedia, maka perguruan tinggi terpilihtersebut wajib memberikan bantuan biaya pendidikan sepenuhnya kepadapenerima beasiswa.

4. Apabila terdapat kelebihan dana pendidikan pada suatu perguruantinggi terpilih, maka perguruan tinggi terpilih tersebut dapatmenggunakan untuk:

a. biaya pelaksanaan tes/seleksi penerimaan (administrasi, transportasi, dan akomodasi);

b. biaya buku, pelatihan mahasiswa yang bersangkutan, dan sebagainya.

c. Semua penggunaan dana harus dilaporkan ke Ditjen Dikti.


G. PENYALURAN DANA

1. Beasiswa dibayarkan setiap semester berdasarkan kontrak yang telahditandatangani oleh perguruan tinggi terpilih dengan Ditjen Dikti;

2. Pimpinan perguruan tinggi penyelenggara memberikan dana biaya hidup kepada mahasiswa dengan perhitungan per bulan;

3. Penyaluran beasiswa dari perguruan tinggi penyelenggara kepadamahasiswa penerima melalui rekening mahasiswa atau dibayarkan melaluibank;

4. Penyaluran biaya pendidikan diatur oleh perguruan tinggi penyelenggara sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

5. Dana beasiswa tidak boleh dipotong untuk kepentingan apapun.

 

H. SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN

Pendaftaran jadi satu dengan pendaftaran seleksi calon mahasiswa barumelalui jalur PSB sehingga persyaratannya pun sama dengan persyaratanyang ada pada PSB ditambah dengan persyaratan khusus sebagai berikut :

 

1. Berprestasi dan orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi;

2. Calon penerima beasiswa mempunyai prestasi akademik/ kurikuler,ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler yang diketahui oleh KepalaSekolah/ Pimpinan Unit Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kabupaten/Kota.Adapun prestasi akademik/kurikuler yang dimaksud adalah peringkat 25persen terbaik di kelas, sedangkan prestasi pada kegiatan ko-kurikulerdan/atau ekstrakurikuler minimal peringkat ke-3 di tingkatKabupaten/Kota dan harus sesuai dengan program studi yang dipilih

3. Menyerahkan Surat Keterangan Penghasilan orangtua (jika orang tua bekerja),

4. Menyerahkan Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kelurahan,

5. Menyerahkan foto copy bukti pembayaran Listrik, telpon, air, bulan terakhir,

6. Menyerahkan foto copy bukti pembayaran PBB tahun terakhir,

7. Menyerahkan foto rumah (tampak dari depan dan ruang dalam rumah)


Kongres Nasional FL2MI

Posted by Rama Permana Putra on February 15, 2011 at 3:08 PM Comments comments (2)


Pemberitahuan, bahwa ada kabar bocoran (meskipun belum 100% fixed) dari Korpus I bahwa Kongres Nasional FL2MI tahun ini diadakan pada minggu ke-2 bulan Maret di Universitas Negeri Malang.

Menggelorakan Jiwa Besar Kepemimpinan

Posted by Rama Permana Putra on February 15, 2011 at 2:37 PM Comments comments (0)

PENDAHULUAN


Pernahkan anda membaca yang diungkapkan oleh para futurist seperti Alvin Toffler, John Naisbit, Frank Feather, Kenichi Ohmae, Ervin Laszlo, Dimitri Mahayana dll.yang dapat kita pergunakan sebagai refrensi mengenai konten yang terkait dengan informasi masa depan bahkan infrmasi tersbut begitu banyak kita peroleh setelah memasuki abad 21. Yang menjadi pertanyaan kita adalah begitu banyak informasi mengenai masa depan, adakah informasi itu dapat dimanfaatkan bagi anda untuk menggerakkan kekuatan berpikir. Inilah satu kenyataan yang kita hadapi bahwa begitu banyak infomasi yang kita miliki tapi kita tidak dapat mempergunakan kedalam suatu proses menjadi bermanfaat. Oleh karena itu, diperlukan daya dorong untuk menggelorakan jiwa besar kepemimpinan untuk merubah dari pemahaman konten menjadi proses melalui kemampuan dengan membuat pertanyaan dengan mengungkit : Kesadaran dalam What to do ; Kecerdasan dalam Why to do it : Akal dalam How to do it ; Niat dan hasrat dalam When to do it. Dengan mengungkit alat pikiran melalui pertanyaan yang kita kemukakan tersebut, maka arus pikiran anda mampu menggerakkan energi dan informasi yang ada dalam diri anda berarti yang anda merencanakan bahwa tindakan hari ini lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini. Dengan pemikiran tersebut dapat mendorong keinginan tahuan untuk memahami lebih mendalam dalam menghadapi ketidakpastian, sehingga mencari jawaban bagaimana suatu gaya kepemimpinan dapat diterima dan diterapkan dalam menyongsong gelombang perubahan dengan kesamaan visi dalam kepemimpinan agar dapat menuntun pola pikir lama ke pola pikir baru artinya kesenjangan itu terjadi karena sikap dan perilaku kita yang bersifat reaktif, dalam menghadapi setiap masalah yang timbul. Sedangkan yang dibutuhkan adalah kemampuan menggelorakan jiwa besar kepemimpinan dalam usaha mencari jawaban atas “bagaimana cara membantu orang lain mencapai potensi penuh mereka”. Sejalan dengan pikiran itu, maka diperlukan suatu gaya kepemimpinan untuk membangun dan mengembangkan prinsip-prinsip kepemimpinan yang mampu memiliki kompetensi untuk menggerakkan orang lain menjadi suatu “kepribadian yang kiblat kepada prestasi bukan kepada kiblat kepada manusia”, sehingga mampu membangun iklim untuk menumbuh kembangkan makna aplikasi dari usaha-usaha yang berencana dan terarah dalam mendorong orang untuk melakukan perubahan dalam menggerakkan kekuatan berpikir dari yang reaktif menjadi proaktif.


KEBIASAAN YANG PRODUKTIF MEMBANGUN PRINSIP-PRINSIP KEPEMIMPINAN


Bertitik tolak dari pemikiran membangun kebiasaan yang produktif secara terus menerus untuk meningkatkan penguasaan ilmu, keterampilan dan niat sebagai alat untuk membangun wawasan dan imajinasi sehingga ia mampu menggerakkan kekuatan berpikir untuk mewujudkan “kekuatan kepemimpinan” dalam bentuk menggelorakan jiwa besar kepemimpinan kedalam : Apa yang anda pikirkan ; Apa arti keberadaan anda : Apa arti kekuatan satu pemikiran dalam kebersamaan visi anda ; Apa arti menempa watak keteladanan anda ; Apa arti mental yang sehat dalam kepribadian anda. Dengan kebiasaan yang produktif, akan mampu mendorong untuk menggelorakan jiwa besar kepemimpinan anda dalam menghadapi tantangan yang bersifat kompleksitas, ketidakpastian, globalisasi disatu sisi lain dan disisi lain mampu melaksanakan paradigma baru yang bersifat profesionalisme, kreatif dan inofatif, antisipatif melalui peningkatan kemampuan untuk membangun prinsip-prinsip kepemimpinan yang harus konsisten dipertahankan yaitu 1) Kolaborasi ; 2) Komitmen ; 3) Komunikasi ; 4) Kreativitas individu ; 5) Kreativitas dalam kelompok ; 6) Inovasi organisasi ; 7) Analisa masa depan ; 8. Merespon kedalam antisipatif ; 9) Proses keputusan. Jadi dengan penguasaan prinsip-prinsip kepemimpinan yang kita sebutkan diatas, diharapkan dapat menjadi dorongan kesiapn diri kedalam kebesaran jiwa kepemmpinan, anda akan menjawab bagaimana sebaiknya anda berperan dalam mewujudkan kekuatan pikiran anda mempengaruhi orang-orang yang ada disekelilingmu dengan membuat satu pertanyaan yang tidak mudah dijawab yaitu : Apakah saya berperan untuk mengembangkan calon emimpin ? ; Mengapa anda harus melahirkan pemimpin ? ; Dimana keberadaan potensi itu ada menurut pemimpin ? ; Kapan calon mengetahui bahwa ia dipersiapkan oleh pemimpin ? ; Bagaimana melaksanakan peran tersebut oleh pemimpin ?


PENUTUP


Usaha menggelorakan jiwa besar kepemimpinan ditandai oleh satu suasana dimana setiap orang mndapatkan akses informasi terbuka untuk setiap calon memiliki peluang terbuka dimana disatu sisi kita menghargai adanya kemenangan dari kemampuan tapi juga dari sisi kmampuannya dalam membangun kemenangan karena kerjasama. Oleh karena itu, kita menyadari sepenuhnya arti “tidak ada keberhasilan tanpa pengganti” Buanglah jauh-jauh pikiran dari penglaman yang menggambarkan bahwa sebagian besar orang sukses tidak ingin orang lain tahu cara mereka menjadi sukses, maka dengan membangun kebesaran jiwa kepemimpinan bahwa dari pengalaman anda orang tahu karena begitulah cara anda bisa belajar begitu banyak, oleh karena itu apa gunanya mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang baik tetapi menyimpannya untuk diri anda sendiri. Akhirnya kita hendak mengatakan bahwa “sukses di masa depan akan ada bila kebesaran jiwa kepemimpinan bisa diaktualisasikan dalam sikap dan perilaku untuk memahami denga menggerakkan kekuatan pikiran untuk menggerakkan kemampuan orang-orang yang berada disekeliling anda. Oleh karena itu, ingatlah selalu ungkapan seperti “sukses terjadi bila kesempatan dan persiapan bertemu”

Apa itu Undang-undang?

Posted by Rama Permana Putra on February 15, 2011 at 2:30 PM Comments comments (0)

Seberapa paham anda terhadap Undang-undang?


Undang-undang dalam politik dan perundangan, merupakan satu sistem peraturan atau norma yang cuba diikuti oleh ahli-ahli masyarakat. Biasanya ini adalah peraturan sesuatu negara. Jika peraturan-peraturan ini dilanggar, orang yang melanggar peraturan tersebut mungkin dihukum atau didenda oleh mahkamah.Peraturan ini biasanya dibuat oleh pemerintah negara tersebut supayarakyatnya boleh hidup, bekerja dan bersosial antara satu sama lain.Kadangkala, undang-undang juga dibuat oleh sekumpulan orang yangberfikiran sama.

Undang-undang secara lazimnya ditadbir oleh suatu sistem mahkamah dimana hakim(kadangkala dengan bantuan juri atau lay magistrate) mendengarpertikaian diantara pihak, dan mengaplikasi satu set peraturan untukmemastikan satu keputusan yang adil. Cara dimana undang-undang ditadbirdipanggil sistem perundangan, yang lazimnya berkembang mengikut adat-adat sendiri sesebuah negara.

Kebanyakan negara mengharapkan polis untuk menguatkuasakan undang-undang. Pegawai polis lazimnya harus terlatih dalam penguatkuasaan undang-undang sebelum mereka dibenarkan melakukan sesuatu dibawah warna undang-undang, untuk mengeluarkan amaran berbentuk undang-undang dan petikan, untuk mengarahkan satu pencarian atau apa-apa lagi waran membuat penangkapan.

Pengamal undang-undanglazimnya mesti mendapat latihan secara professional dalam undang-undangsebelum mereka dibenarkan mewakili satu pihak dalam satu mahkamahundang-undang, merangka dokumen undang-undang, atau memberi bantuan guaman.


Sumber utama undang-undang 


Di kebanyakan negara di dunia, undang-undang yang tertinggi ialah dalam bentuk Akta Parlimen. Di peringkat kerajaan negeri dan tempatan pula terdapat undang-undang seperti undang-undang negeri dan undang-undang kecil. Di bawahnya pula ialah satu sumber undang-undang yang dikenali sebagai "Common Law" yang berasal dari United Kingdom dan lazimnya digunakan di negara-negara Komanwel. Selain itu, di negara-negara Islam terdapat pula undang-undang syariah berdasarkan Al-Quran dan hadis. Sumber undang-undang yang lain termasuklah adat istiadat dan agama.



Salam Semangat

Posted by Rama Permana Putra on February 14, 2011 at 1:46 PM Comments comments (0)

Semoga Anggota DPM beserta Staf yang baru dapat memulai seluruh agenda kerja dengan perencanaan yang baik dan matang. Tantangan dan pengalaman akan menanti kalian, tinggal apakah kalian siap untuk menjemputnya bukan lantas hanya menunggu. Kesiapan kalian menghadapi setahun kedepan ditentukan dari sekarang, jadi persiapkanlah dirimu lahir batin. Ini organisasi mahasiswa bukan SMA, butuh loyalitas dan totalitas! DPM Jaya...!!!


Rss_feed